top of page
IMG_7677_defaced.jpg

Memperingati Hari Perempuan Internasional 2024 “Inspire Inclusion”. Bersama Second Chance Foundation dalam Pelatihan Makeup dan Nail Art di Lapas Perempuan Kelas IIA Bandung

Bandung, 05 Maret 2024. Menyambut momentum Hari Perempuan Sedunia 2024 pada tanggal 08 Maret 2024, dengan tema “Inspire Inclusion”. Second Chance Foundation telah mengadakan kegiatan pelatihan makeup dan nail art yang melibatkan kaum perempuan rentan dan termarginalisasi, secara khusus yaitu bagi Warga Binaan Perempuan di Lembaga Pemasyarakatan.

Pelatihan yang berlangsung selama 2 (dua) hari, sejak tanggal 04 sampai dengan 05 Maret 2024, dipandu oleh Rizal Permana, selaku Professional Makeup Artists dari Bandung. Serta Chika Alamanda Metania, selaku Professional Nail Artist dan owner dari Metanails Studio Bandung.

Dalam pembukaan acara di hari pertama, kegiatan ini dihadiri juga oleh Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Jawa Barat, Bapak R. Andika Dwi Prasetya, Bc.I.P., S.Pd.. Ketua Yayasan Second Chance, Ibu Evy Amir Syamsudin. Ketua Paguyuban Ibu-Ibu Pemasyarakatan, Ibu Noer Adhe Kusnali. Kepala Lapas Perempuan Kelas IIA Bandung, Ibu Tri Winarsih, S.Sos., M.Si.. Kepala Lembaga Pembinaan Khusus Anak Kelas II Bandung, Bapak Mali Jumali, Bc.IP., S.H., M.M., serta perwakilan pejabat dari UPT Pemasyarakatan lainnya di Kota Bandung.

Dalam sambutannya Ibu Evy Amir Syamsudin menyampaikan bahwa industri kecantikan adalah peluang yang sangat besar, keterampilan dan keahlian makeup ataupun nail art sangat dibutuhkan dikalangan masyarakat, namun memerlukan modal usaha yang tidak terlalu tinggi, sehingga besar peluang bagi warga binaan perempuan untuk mandiri secara finansial saat kelak kembali ke masyarakat. Senada dengan sambutan dari Ibu Evy Amir Syamsudin, Bapak R. Andika Dwi Prasetya menyampaikan pada sambutannya bahwa ilmu yang diperoleh dalam kegiatan pelatihan ini, diharapkan bermanfaat untuk meraih masa depan yang lebih baik, dan berharap para peserta nantinya dapat menjadi makeup atau nail artist professional.

Sesuai namanya, Second Chance Foundation berupaya memberikan kesempatan kedua bagi warga  binaan agar setelah bebas, mereka menjadi manusia yang kreatif, produktif, mandiri dan dapat  diterima kembali di lingkungannya sebagai manusia yang bermartabat dan tak mengulangi  kesalahannya.

 

Selain itu, kami juga mengedukasi masyarakat dengan harapan prasangka negatif yang  berkembang terhadap para WBP dapat tergantikan dengan semangat positif untuk mengangkat  derajat mereka.

bottom of page