
Membangun Ruang Pemulihan dan Keterampilan bagi Perempuan: Second Chance Foundation Peringati International Women’s Day 2026 di Lapas Kelas IIA Bogor
Dalam rangka memperingati International Women’s Day 2026, Second Chance Foundation menyelenggarakan program pemberdayaan perempuan bagi warga binaan perempuan di Lapas Kelas IIA Bogor sebagai bagian dari komitmen menghadirkan ruang yang aman, inklusif, dan transformatif bagi perempuan dalam situasi rentan. Kegiatan yang berlangsung pada 10 Maret 2026 ini menjadi momentum untuk menerjemahkan semangat peringatan Hari Perempuan Internasional ke dalam aksi nyata yang berdampak langsung.
​
Mengusung tema Give to Gain serta semangat Rights. Justice. Action. #ForAllWomenAndGirls, program ini dirancang untuk mengajak seluruh pihak agar bertindak nyata melalui kolaborasi bersama. Memberi waktu, dukungan, dan kesempatan bagi perempuan bukanlah sebuah pengurangan, melainkan investasi strategis untuk dunia yang lebih inklusif dan berharga. Karena ketika perempuan berkembang, khususnya warga binaan, seluruh lapisan masyarakat akan memperoleh kemajuan di masa depan.
​
Sebagai bagian dari rangkaian kegiatan, Second Chance Foundation menghadirkan sesi Talkshow Mental Health for Women and Semi Support Group yang bekerjasama dengan Ibunda Indonesia (PT Ibunda Sehat Mental). Dalam sesi ini, Associate Psychologist Ibunda.id yaitu Sdri. Husna Faizah, M.Psi., Psikolog memandu warga binaan perempuan tentang ruang untuk memahami pentingnya kesehatan mental, membangun ketahanan psikologis, serta mengekspresikan pengalaman pribadi dalam suasana yang suportif dan reflektif. Pendekatan ini menjadi penting dalam mendukung proses pemulihan diri serta membangun kesiapan mental untuk kembali ke masyarakat.
​
Selain penguatan psikologis, kegiatan ini juga menghadirkan pelatihan pembuatan body butter yang dipandu langsung oleh Ibu Rully Mustaqimah selaku Founder Tanzif Natural. Melalui pelatihan ini, peserta diperkenalkan pada keterampilan praktis berbasis bahan alami yang memiliki potensi ekonomi dan dapat dikembangkan sebagai bekal usaha di masa mendatang. Pelatihan ini sekaligus menjadi bagian dari upaya mendorong kemandirian ekonomi perempuan melalui keterampilan yang aplikatif.
​
Kegiatan diikuti oleh 49 warga binaan perempuan dan berlangsung melalui kolaborasi antara Second Chance Foundation, mitra profesional, dan pihak Lapas Kelas IIA Bogor. Selain sesi pelatihan dan diskusi, kegiatan juga diisi dengan seremoni pembukaan yang dihadiri langsung oleh Ibu Evy Amir Syamsudin (Founder Second Chance Foundation) dan Bapak Raden Budiman Priatna Kusumah (Kepala Lapas Kelas IIA Bogor). Terdapat juga penyerahan plakat penghargaan kepada para mitra, serta pemberian sertifikat kepada peserta sebagai bentuk pengakuan atas partisipasi aktif mereka.
​
Melalui program ini, Second Chance Foundation percaya bahwa pemberdayaan perempuan harus menjangkau seluruh lapisan, termasuk mereka yang sedang menjalani proses pembinaan di dalam lembaga pemasyarakatan. International Women’s Day menjadi pengingat bahwa kesempatan untuk pulih, belajar, dan bertumbuh adalah hak setiap perempuan, tanpa terkecuali.
.png)