logo-01.png
kupu kupu 2-01.png

Second Chance Foundation Kembali Jalin Kerja Sama Pelatihan Keterampilan dengan Lapas Perempuan Tangerang

WhatsApp Image 2021-03-09 at 15.11.30.jp

TANGERANG, SCF - Second Chance Foundation (SCF) bersama Lembaga Pemasyarakatan Perempuan (LPP) Kelas IIA Tangerang kembali menjalin kerja sama pelatihan keterampilan untuk warga binaan di Lapas. Hal itu ditandai dengan kehadiran perwakilan SCF dalam acara bertajuk Pembukaan Pelatihan Keterampilan Narapidana, Rehabilitasi Medis & Sosial Serta Penandatanganan Kerja Sama bersama 6 mitra kerja LPP Tangerang lainnya, Jumat (5/3/2021)

Kepala LPP Tangerang, Esti Wahyuningsih mengapresiasi kepedulian dan dukungan berkelanjutan SCF dalam mengembangkan potensi warga binaan di LPP Tangerang melalui berbagai program pelatihan yang telah dan akan dirintis.

“Ada kegiatan pembinaan keterampilan yang diberikan oleh Yayasan Second Chance yang dimotori Ibu Evy Amir Syamsudin (Ketua SCF). yang mana programnya berasal dari Second Chance dan dari lapas perempuan (Tangerang) menghadirkan para warga binaan. Alhamdulillah masih ada yang peduli dengan warga binaan. Terima kasih kepada Second Chance,” dalam sambutannya.

Kerja sama kali ini rencananya berupa kegiatan pelatihan keterampilan sebagai bahian pengemebangan kemandirian antara lain pembuatan sabun dan teknik perwarnaan kain.

“Kegiatan ini adalah langkah baik yang fundamental dalam keberhasilan proses reintegrasi sosial untuk teman-teman warga binaan pemasyarakatan guna menciptakan masyarakat yang lebih aman,” kata Deputi Direktur SCF Elia Surya dalam pernyataannya.

Menurut Esti, dukungan kegiatan pembinaan keterampilan yang dirintis LPP Tangerang bersama SCF serta 6 mitra kerja sama lainnya berjalan beriringan dengan dukungan rehabilitasi sosial dan medis terhadap para warga binaan. Sebab, hampir 98 persen warga binaan yang berada di LPP Tangerang berasal dari tindak pidana narkotika.

“Dari 354 (warga binaan) , 333 (warga binaan) itu adalah narkoba. Ada 1 dari teroris, yang lainnya tindak pidana umum. Jadi cukup banyak yang berasal dari kasus narkoba,” katanya.

Esti menargetkan program-program pelatihan keterampilan yang dirancang bisa meningkatkan kemandirian dan produktvitias warga binaan. Dan nantinya mereka bisa memanfaatkan keterampilan dan pengetahuan yang diperoleh sebagai bekal hidup mandiri saat kembali ke masyarakat.

“Untuk mencapai tujuan itu, organisasi tidak bisa berdiri sendiri. Dibutuhkan dukungan dan keterlibatan masyarakat dalam hal ini mitra kerja sama,” ujar dia.

Sejauh ini, ujar Esti, program pelatihan yang telah ada berupa pelatihan menjahit, laundry, barista kopi, serta cake and pastry dengan total warga binaan yang terlibat sebanyak 80 orang.

WhatsApp Image 2021-03-09 at 15.11.41.jp

Di sisi lain, Kepala Divisi Pemasyarakatan Provinsi Banten, Muji Raharjo menegaskan, program-program pelatihan yang dirintis oleh pihak LPP Tangerang bersama 7 mitra kerja merupakan upaya untuk meningkatkan kualitas sistem pemasyarakatan.

“Sejak dideklarasikan sistem pemasyarakatan, negara sudah jelas berkomitmen tidak akan membuat Anda (warga binaan) menjadi jahat lagi. Selama Anda di dalam lapas atau di rutan, Anda dibina dan dididik. Anda kami kenalkan ke semua masyarakat juga, inilah (mitra kerja bagian dari) masyarakat. Sehingga tidak ada istilahnya lagi penjeraan. Persoalan-persoalan lapas tidak bisa kami selesaikan sendiri. Bapak, Ibu yang ada di sini (mitra kerja) juga menyelamatkan Anda semua, menyelamatkan apa? menyelamatkan potensi Anda,” kata Muji di hadapan para mitra kerja dan warga binaan LPP Tangerang.

Menurut Muji, hal ini guna menekan risiko putusnya kemampuan warga binaan dalam membangun hubungan sosial ketika selesai menjalani masa pidananya dan dikeluarkan dari lapas. Agar warga binaan yang telah dibebaskan bisa memiliki kehidupan yang lebih baik.

“Jadi Anda kami gali potensinya, supaya Anda menjadi manusia yang sempurna. Manusia yang bahagia dan memiliki kehidupan yang lebih baik, tujuan kami itu. Supaya hidup Anda bisa lebih baik. Supaya Anda ini tidak putus dalam berbagai hal. Karena Anda ini pada dasarnya adalah korban yang perlu direhabilitasi dan diberikan keterampilan,” kata dia.

KONTAK KAMI

icon contact-01.png

The East Tower lt. 33

Jl. DR. Ide Anak Agung Gde Agung No. 2 

RT.5/RW.2, Kuningan, Kuningan Tim., Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12950

icon contact 2-01.png

+62 21 579 00701

icon contact 3-01.png
  • Facebook
  • Twitter
  • YouTube
  • Instagram