top of page
kupu trans color (1).png
  • link 4_edited
  • link 3_edited
  • link 1_edited
  • WA PUTIH_edited
SCF x UPH - Lapas Pemuda Kelas IIA Tangerang_edited.jpg

Second Chance Foundation dan Fakultas Hukum UPH Gelar Penyuluhan Hukum dan Kewirausahaan bagi Warga Binaan Lapas Pemuda Tangerang

Tangerang, 11 Mei 2026Second Chance Foundation bersama Fakultas Hukum Universitas Pelita Harapan (UPH) kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung proses reintegrasi sosial warga binaan melalui kegiatan bertajuk Pengabdian kepada Masyarakat: Penyuluhan Hukum dan Kewirausahaan yang diselenggarakan di Lapas Pemuda Kelas IIA Tangerang.

Kegiatan ini menjadi salah satu langkah kolaboratif yang bertujuan menghadirkan edukasi, pemberdayaan, serta ruang pembelajaran yang lebih inklusif bagi 70 warga binaan. Tidak hanya berfokus pada pemahaman hukum, kegiatan ini juga memberikan wawasan mengenai kewirausahaan sebagai bekal dalam mempersiapkan kehidupan setelah masa pembinaan berakhir.

Acara tersebut menghadirkan Ketua Yayasan Second Chance Foundation, Evy Amir Syamsudin, B.A., S.H., sebagai narasumber bersama Dr. Franciscus Xaverius Wartoyo, S.H., M.Pd., M.H. dan Dr. Hosiana Daniel Adrian Gultom, S.H., M.H. Kehadiran para narasumber disambut langsung oleh Kepala Lapas Pemuda Kelas IIA Tangerang, Mohamad Fadil, A.Md.IP., S.H., M.H.

Dalam kegiatan ini, para peserta mendapatkan penyuluhan mengenai pentingnya pemahaman hukum dalam kehidupan bermasyarakat serta pengenalan terhadap peluang kewirausahaan yang dapat dikembangkan sebagai bentuk kemandirian ekonomi. Materi yang disampaikan diharapkan dapat membantu warga binaan membangun pola pikir yang lebih positif dan produktif dalam menyongsong masa depan.

Second Chance Foundation memandang bahwa proses pembinaan tidak hanya berhenti pada masa pidana, tetapi juga perlu didukung dengan akses terhadap pendidikan, penguatan kapasitas diri, serta kesempatan kedua untuk kembali berkontribusi di tengah masyarakat.

“Perubahan yang bermakna dimulai dari akses terhadap edukasi, dukungan, dan kesempatan kedua,” menjadi semangat yang terus diusung dalam berbagai program dan kolaborasi yang dilakukan oleh Second Chance Foundation.

Melalui sinergi bersama institusi pendidikan, lembaga pemasyarakatan, dan berbagai mitra lainnya, kegiatan ini diharapkan mampu menghadirkan dampak yang berkelanjutan dalam mendukung reintegrasi sosial warga binaan secara lebih humanis dan konstruktif.

Second Chance Foundation menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dan menjadi bagian dari kegiatan ini. Selanjutnya, kolaborasi yang sama diharapkan dapat terus berkembang guna membuka lebih banyak ruang pembelajaran dan pemberdayaan bagi masyarakat, khususnya bagi para warga binaan yang tengah mempersiapkan kesempatan kedua dalam hidupnya.

bottom of page